Akibat Perang Rusia-Ukraina Inflasi Indonesia Berada di Peringkat 19

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM . Mewakili Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dalam Pengendalian Inflasi di Daerah pada tahun 2022, Senin (21/11).

Rakor di ikuti secara zoom meeting dari Balai Pertemuan Kantor Bupati di hadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kajari Tanjab Barat, perwakilan dari unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, Kabag Perekonomian dan Badan Pusat Statisik.

Selain itu di ikuti pemerintah daerah rakor tersebut juga turut di ikuti secara virtual oleh Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian menyampaikan bahwa Deflasi dibulan Oktober tahun 2022, terjadi deflasi 0,11% sehingga secara year on year angka inflasi nasional mengalami kenaikan menjadi 5,71%.

“Akibat perang rusia ukraina, tingkat inflasi indonesia per November 2022 berada di peringkat 19 pada Negera G20, yang termasuk inflasi ringan, jauh dibawah Argentina tingkat inflasi yang mencapai 88%.” Jelasnya.

Meski masih tergolong dalam inflasi ringan, Mendagri mengharapkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar tetap melakukan langkah konkrit dalam pengendalian Inflasi Daerah di masing-masing tempat.

Sementara itu, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Nasiolal, Andriko Noto Susanto menyebutkan komoditas beras menjadi kontributor tertinggi terhadap inflasi pangan nasional.

“Hal tersebut perlu di jadikan perhatian bersama Pemerintah Pusat dan Daerah karena tren peningkatan harga beras telah terjadi sejak bulan Juli 2022.” Katanya.

Leave a Reply