Guru Agama Pertanyakan Anak Tidak Bisa Baca Al-Qur’an, Bupati : Perbup-nya Tahun ini Jalan !

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM . Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, KH. Drs. Anwar Sadat, M.Ag melaksanakan shalat subuh di masjid Raya Kota Kuala Tungkal dengan agenda safari subuh jum’at 5 Agustus 2022.

Usai menjalankan ibadah shalat subuh, bupati beserta rombongan kemudian ngopi bersama masyarakat di halaman masjid tersebut.

Sebelum ngopi bareng, bupati sempat meluangkan waktu untuk berdiskusi guna mendengarkan berbagai masukan dan keluh kesah masyarakat yang selama ini menjadi PR bagi bupati selama ia menjabat.

Dalam diskusi, bupati sempat di ingatkan guru agama yang merasa resah dengan adanaya anak-anak yang masih belum bisa baca Al-Qur’an.

“Pada saat saya ngajar pak bupati, saya sering menemukan anak-anak kita yang belum bisa baca Al-Qur’an dan bahkan huruf Al-Qur’an kada tahu, baik SD maupun SMP padahal Tanjung Jabung Barat Kota Santri. Saya sangat miris, menangis hati saya, mohon kiranya bapak dapat memperhatikannya. Mohon di tanggapi pak ! “. Ujar salah satu ustadz dengan nada penuh kesedihan

Untuk menjawab keluhan tersebut, bupati itu pun langsung memanggil OPD terkait untuk menanyakan langsung mengenai permasalahan ini.

Bupati tidak menampik dengan apa yang di sampaikan ustadz itu, di mana saat masa kampaye dulu bupati menyampaikan anak muslim wajib bisa membaca Al-Qur’an.

“Perbup-nya sudah siap, tahun ini jalan. Nanti anak-anak SD samapi kelas 6 yang tidak bisa baca Al-Qur’an tidak bisa kita berikan Izazahnya”. Tegas Bupati

Selain guru agama , salah satu warga Sungai Tiram yang sudah 3 tahun lebih melaksanakan shalat subuh di masjid Raya tersebut sempat melontarkan pertanyaan seakan mewakili warga Sungai Tiram mengenai pembangunan masjid yang sampai saat ini masih berlanjut.

“Tolong di perhatikan pak, karna di situ ada baleho bapak juga yang di pake untuk meminta bantuan. Saya khawatir dan masyarakat di situ bertanya arah duitnya itu ke mana ? kedua, masjid raya ini masih dalam proses pembangunan, tolong juga di perhatikan “. Ujarnya

Menanggapi hal itu bupati mengatakan bahwa baleho dirinya yang di pasang tersebut memang untuk mengumpulkan sedekah masyarakat untuk membangun masjid di Sungai Tiram.

“Untuk masjid itulah sedekahnya yang memang di manfaatkan untuk membangun. Yang ke dua Insya Allah nanti untuk bantuan perbaiakan masjid ini ada”. Pungkas Bupati

Usai diskusi ringan, bupati dan masyarakat kemudian menikmati hidangan kue dan kopi yang memang telah di sediakan.

Pada saat itu, terlihat suasana kehangatan dan keakraban antara pemimpin dan masyarakatnya. (Red/AD/FZ)