
KABARTUNGKAL.COM , Tanjab Barat – Bertajuk “Dengan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Memantapkan Iman dan Takwa Kepada Allah SWT Sebagai Landsan Moral Di Era Global” TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar peringatan Isra dan Mi’raj di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Senin (14/02/22).
Turut hadir dakam peringatan tersebut, Wakil Ketua I TP-PKK, Wakil Ketua II TP-PKK, Wakil Ketua V TP-PKK, Ustadz, Ketua TP-PKK kecamatan serta tamu undangan lainnya.
Seperti biasa, sebelum melanjutkan ke acara inti (Siraman Rohani) acara di mulai dengan pembacaan umul Qur’an oleh Darmawati Syam di lanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Musdalifah.
Usai pembacaan ayat suci, selaku ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ummy Hj. Fadhilah Sadat dalam sambutannya mengatakan. Bahwa peringatan Isra Mi’raj selalu di peringati setiap satu tahun sekali guna meningjatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus ajang silaturahmi.
Menurut Hj. Fadhilah, peringatan peristiwa Isra dan Mir’raj memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam menjalankan kewajiban Sholat 5 Waktu sebagai perintah Allah Ajawajala.
“Isra Mi’raj ini adalah peristiwa penting, peristiwa suci perjalanan Rasulullah SAW dalam memperjuangkan sholat kita dari 50 menjadi 5 waktu, isra itu perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil haram menuju Masjidil Aqsa, dan dari Masjidil Aqsa menuju langit ke tujuh sampai Sidratul Muntaha untuk mendapatkan perintah dari Allah yaitu Sholat.” Jelasnya
“Sesampainya di Sidratul Muntaha Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan perintah sholat yaitu 50 waktu, lalu Nabi Muhammad SAW menuruti perintah Allah dan turun menuju langit ke enam, lalu kemudian Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Musa AS dan ia bertanya, apa yang Allah perintahkan kepadamu wahai Rasulullah SAW? Nabi menjelaskan bahwa beliau diperintahkan untuk menjalankan 50 waktu sholat,” tambahnya
“Dan Nabi Musa AS menjawab, kalau begitu tolong naik keatas minta kepada Allah untuk meringankan sholatnya menjadi lebih sedikit. Lalu Rasulullah naik ke atas meminta keringanan kepada Allah sehingga menjadi sholat 5 waktu.” Ucapnya
“Jadi menurut saya, peristiwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini jangan dianggap remeh, karena perjuangan Nabi Muhammad SAW ini sangat besar sekali membawa dan meringankan umatnya untuk menjalankan sholat 5 waktu, itu artinya Rasulullah SAW menyayangi kita oleh karena itu kita harus menunjukkan rasa kasi sayang dan terimakasih kita kepada Rasulullah SAW dengan cara kita mengadakan peringatan Isra Mi’raj ini.” Tutupnya
Selanjutnya, sebagai pengisi acara inti, Ustadz Ahmad Rifa’i, S.Pd di tugaskan untuk menyampaikan ceramah agama mengenai peringatan Isra Miraj Baginda Nabi Muhammad SAW, acarapun di tutup dengan pembacaan do’a. (Red/Fahmi Zihan)