Sampah Membius Urat Syaraf,Ketua Komisi II DPRD Akan Segera Panggil DLH

Jangan lupa share ya!

صلى الله على محمد

kabartungkal.com – Suprayogi Sepul, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan segera memanggil Dinas Lingkungan Hidup terkait melubernya Tempat Pembungan Sampah (TPS) yang Berada di Lubuk Terentang Kecamatan Berata Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.

Bermula ia mendapati laporan dari beberapa warga yang mersa di rugikan dengan adanya aroma bau yang menyengat menyusuk lubang hidung warga sekitar TPS akibat melubernya Tempat Pembuangan Sampah.

“Memalukan Sekali, dalam waktu dekat kita akan segera panggil Intansi terkait salah satunya Dinas Lingkungan Hidup”. Ujarnya dengan bringas

Menurutnya masalah seperti ini harusnya tidak terjadi jika saja Dinas terkait pro aktif maka hal itu tidak akan pernah terjadi.

“Dari Informasi yang beredar alat berat yang ada di lokasi TPS rusak sejak lama, itu salah satu penyebabnya, kita akan tanyakan langsung nanti, sunggu memalukan jika dinas terkait merawat yang ada saja tidak bisa”. Bebernya

Sebelumnya di beritakan bahwa, tumpukan sampah meluber hingga ke muka gerbang TPS. Armada pengangkut sampah pun terpaksa bongkar sampah di situ karna akses masuk sudah tertutup sampah.

“Sampahnya sudah seperti “setan” sudah tidak bisa di kendalikan lagi bang”. Ucap sopir dan kernet armada pengangkut sampah kepada awak media. ( 19/4)

Sementara itu dinas DLHD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat di konfirmasi melalui Kasi sampah, Budi . Membenarkan bahwa alat berat yang ada di lokasi rusak dan untuk memperbaiki alat tersebut menelan dana puluhan juta.

“Kita juga pusing mas mikirnya,untuk solusi permasalahan ini”. Singkat Budi

Dinas Lingkungan Hidup menurut Budi, sudah mengupayakan dengan meminjam Alat berat ke pihak Perusahaan WKS dan lainnya.

“Kita sedang upyakan alat berat, untuk mengatasi tumpukan sampah yang ada saat ini ya dengan meminjam alat berat ke Perusahaan”. Jelasnya

Dengan kejadian seperti ini, Ketua DPW APPI Provinsi Jambi, Abdurrahman Siddiq ikut berkomentar.

“Harus di evaluasi mikro hingga makronya,siapa yang bertangvung jawab dan kenapa ini bisa terjadi”. Komentarnya(AD)