
KABARTUNGKAL.COM . Dalam rangka Percepatan Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag melakukan Kunjungan ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Senin (13/11)
Saat kunjungan, Bupati yang di dampingi Kadis Perpustakaan Erlina Wati, Kabid Perpustakaan Ratna Dewi, Kabid Arsip H. Lawi, Kabag Prokopim Johan Hendry Bororing, S. STP. di sambut oleh Sekretaris Utama ANRI Rini Agustiani bersama jajaran di Gedung ANRI Jakarta Selatan.
Dalam wawancaranya, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Tanjung Jabung Barat mendapatkan apresiasi langsung dari ANRI terkait rencana Pemerintah Kab. Tanjung Jabung Barat yang akan mengimplementasikan aplikasi Srikandi pada Tahun 2023 mendatang.
“Alhamdulillah pada hari ini kita Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengunjungi ANRI dan kita mendapat apresiasi dan dukungan dari Sekretaris Utama ANRI beserta jajaran dalam rangka Percepatan dan Persiapan Aplikasi Srikandi yang akan diluncurkan di Tahun 2023 nanti,” ungkap Bupati.
Dikatakan bupati , Pemerintah Kab. Tanjung Jabung Barat saat ini perlu adanya persiapan, antara lain regulasi termasuk Sumber Daya Manusia di masing-masing OPD dalam penerapannya, sehingga menurutnya (Bupati) diperlukan konsultasi dan bimbingan teknis dari ANRI.
“Kemudian kita akan menyiapkan Depo Arsip yang representatif sehingga menjadi andalan dalam menjaga kelestarian arsip-arsip daerah kita.” Jelas Pria yang kerap di sapa Ustadz itu.
Bupati juga menyampaikan bahwa Ia sempat melihat langsung arsip-arsip dan naskah kuno, terutama terkait sejarah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang tersimpan di ANRI.
Ia berharap, kedepan arsip dan naskah tersebut dapat di digitalisasi dengan kerjasama bersama ANRI.
Sehingga diharapakan dengan mudah dapat diakses khususnya generasi muda di Tanjung Jabung Barat, dengan harapan generasi muda tersebut dapat mengerti sejarah perjuangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Mudah mudahan nanti kerjasama kita dengan ANRI dalam penataan kearsipan ini khususnya arsip-arsip sejarah, menjadikan anak-anak kita generasi mendatang mengerti sejarah perjuangan Kemerdekaan”. Tutupnya.