Menyikapi Maraknya Alfamart Dan Indomart Yang Beroperasi, Bupati Anwar Sadat Akan Lakukan ini !

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM . Bupati Tanjung Jabung Barat KH. Drs. Anwar Sadat, M. Ag Hadiri sekaligus Pimpin Rapat Koordinasi dalam Rangka pembahasan soal Perizinan, Tata Ruang Wilayah dan Dampak Lingkungan serta Dampak Perekonomian pada Sektor UMKM Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (07/06).

Rapat yang di laksanakan di ruangan rapat Bupati ini turut dihadiri oleh Asisten II, Kadis PUPR, Kadis Koperindag, Kadis DLH, Kadis PMPTSP, Kaban Bapenda, Plt Kepala Disbunak, Kabag Ekonomi, Kabag SDA, Kabag Hukum/mewakilki, Camat Tungkal Ilir, Kabid Tata Ruang dan Pejabat Fungsional Dinas Terkait serta undangan lainnya.

Bupati menyampaikan, rapat koordinasi ini di laksanakan untuk menyikapi maraknya alfamart dan indomart yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Baret.

“Banyak yang saya lihat dengan menggunakan oss sekarang mereka hanya terdaftar dalam administrasi saja, tetapi banyak hal lainnya beberapa ketentuan di Perbup yang saya rasa tidak di indahkan misalnya saja antara jarak satu swalayan dengan yang lainnya begitu juga dengan lalu lintas di sekitarnya menjadi macet karena ruas jalan kita yang kecil” ujarnya.

Bupati menambahkan akan melakukan pengawasan sekaligus pengecekan apakah swalayan yang berdiri sudah sesuai dengan aturan atau tidak.

“Seandainya belum sesuai dengan aturan kita akan menyurati dalam bentuk tertulis, membekukan ataupun mencabut izin, ini yang sedang kita lakukan sekarang dan tim teknis yang akan turun meninjau serta mengevaluasi swalayan yang dianggap sudah meresahkan pedagang atas kehadirannya” tambah bupati.

Lebih lanjut Bupati juga menambahkan pertimbangan tim teknis itulah yang akan menjadi dasar layak atau tidak layak dibangun swalayan tersebut sehingga akan memudahkan memetakan berapa jaraknya dan pertimbangan lainnya.

“Kita tidak menghambat investasi maupun ekonomi di Tanjung Jabung Barat tetapi minimal kita meminimalisir gesekan itu karena itu juga akan menyusahkan kita seperti mematikan pedagang lokal yang tidak memiliki modal yang besar serta membuat mereka terpinggirkan dan masih banyak persoalan lain yang akan ditimbulkan ” pungkasnya. (Red/AD)