Melalui Kantor Satu Atap Bupati Anwar Sadat Permudah Kepengurusan Administrasi

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM. Usai menyerahkan bonus kepada para juara Qori-Qoriah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berprestasi pada gelaran MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2021, Bupati di dampingi Wabup beserta para Kepala OPD terkait langsung meninjau Gedung Satu Atap di belakang Kantor Bupati. Selasa (20/12/21)

Berdasarkan hasil peninjauan, bupati menyebut pembangunan Kantor Satu Atap tersebut dinyatakan sudah selesai. Oleh karena itu bupati berharap bangunan tersebut harus bisa di gunakan secepat mungkin.

“Karna demi melayani masyarakat, apalagi kaitannya dengan perizinan, KTP kemudian akte dan sebagainaya serta pengurusan perizinan-perizinan perdagangan dan lain sebagainaya. Nah ini harus lebih cepat, karena terus terang saja di tengah pandemi kita harus menggenjot aspek perdagangan maka perizinan ini sebagai rijing sektor. Sehingga lebih cepat memberikan perizinan-perizinan kepada masyarakat yang ingin berinvestasi”. Ujar Bupati

Selain itu, dengan adanya Kantor Satu Atap tersebut bupati berharap dapat mempercepat pelayanan bagi pedagang yang mengurus izin, selanjutnya dalam kepengurusan SIM, dan atau Sertifikat tahah dengan harapan sektor ekonomi bisa bergerak dengan baik.

“Kemudian pelayanan publik lainnya tentunya dukcapil nah nanti ADMnya pindah ke sini, sehingga mereka lebih cepat untuk mendapatkannya. Nah harapan kami, npp ini terintegrasi semua jadi ketika mereka masuk ke sini selesai semua. KTP bisa mereka selesaikan kemudian perizinan bisa selesai dan insya Allah mudah-mudahan nanti pembuatan SIM bisa terkoneksi di sini, selain itu kita pun lagi menghubungi dinas pertanahan sehingga mereka bisa ngurus sertifikat terkoneksi di sini. Jadi semua terintegrasi di kantor ini.” Papar Bupati

Untuk pola kerja sendiri bupati menjelaskan bahwa semunya sudah terminis secara baik. Dimana nantinya ada bagian informasi, disediakan nomor antrian di loket dan ada pos-pos bagi masyarakat yang akan berurusan.

“Namun kita punya target dalam pelayanan seperti di kota-kota besar lainnya misalnya, kepengurusan ini dengan waktu 5 menit harus sudah selesai karna semua berbasis aplikasi.” Tambahnya

“Harapan kami, yang masuk nanti kita ajari cara penggunaan aplikasinya. Sehingga keterlambatan adminstrasi tidak lagi terjadi karana semua terkoneksi, dan insya Allah Januari 2022 sudah bisa berjalan.” Tutup Bupati (Red/Fz)