Aliansi Kiansantang Purwakrata Minta Ketum PDIP Copot Arteria Dahlan

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM. Pernyataan rasis yang dilontarkan Arteria Dahlan soal Kejati yang rapat menggunakan bahasa Sunda kembali menuai kritik dan ancaman. Salah satunya dari Koordinator Aliansi Kiansantang Purwakarta H. Elan Sopyan SE.

Elan Sopian sangat menyayangkan masih ada pejabat negara yang melontorkan kalimat rasis yang justru bisa merusak kesatuan dan kebhinekaan Indonesia.

“Saya sebagai orang Sunda atau Jawa Barat sangat prihatin. Tidak sewajarnya kalimat rasis dilontarkan pejabat negara sekelas Arteria Dahlan,” ucapnya.

Lebih lanjut, pria yang akrap disapa Kang Elan itu menambahkan tidak bisa karena Kejati memakai bahasa Sunda lalu minta dicopot.

Hal itu menurutnya setiap daerah punya bahasa masing-masing, jadi wajar jika hal itu dilakukan

“kalau dalam rapat bisa mengerti bahasa Sunda, dan itu dihadapan orang Sunda semua tidak jadi masalah,” tegasnya.

Ia mengatakan jika dalam waktu dekat Arteria Dahlan tidak kunjung meminta maaf kepada warga Sunda, pihaknya siap untuk turun kejalan.

“Hal ini menyangkut harga diri orang Sunda, Kita siap menyuarakannya kejalan,” jelasnya.

Tak sampai disana, Elan pun meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri mencopot Arteria Dahlan karena menurutnya telah merusak kebhinekaan NKRI.

“Jika perlu kami minta Ibu Megawati yang terhormat, tolong copot Arteria Dahlan yang rasis itu,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Arteria Dahlan mengucapkan kata-kata yang menyinggung salah satu satu bahasa yakni bahasa Sunda.

Arteria menyatakan kalau selama ini masih ada pejabat negara yang menggunakan bahasa daerah yakni bahasa Sunda dalam sebuah rapat.

Arteria Dahlan mengungkapkan bahwa yang ia maksud itu adalah kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di salah satu daerah di Jawa Barat yang berbahasa Sunda.

Tak sampai disitu, Arteria Dahlan meminta Kejaksaan Agung memecat Kejati tersebut karena menggunakan bahasa Sunda dalam sebuah rapat. KESATU.CO