
KABARTUNGKAL.COM. Beberapa waktu lalu, anggota dewan komisi III DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat terlihat turun ke lokasi Kuburan BERKAH yang beralamatkan di Jl. Parit 1 Darat (Jl. Menuju Desa Sialang) kecamatan Tungkal Ilir guna memonitoring proyek di kuburan BERKAH itu.
Jika dilihat dari laman LPSE yang saat ini berganti nama INAPROC.ID proyek di pemakaman tersebut itu tidaklah terlalu besar, berbeda dengan proyek Pelebaran Jl. Batas Kota Kuala Tungkal hingga Desa Teluk Sialang yang menelan anggaran sebesar 9,1 miliar dengan hasil rigit betton hanya 1,4 Km tanpa adanya monitoring dari para anggota dewan terkait.
Hal itu tentunya menimbulkan berbagai persfektif di kalangan masyarakat luas, yang mempertanyakan kinerja anggota dewan itu.
“Kita merasa aneh saja, masa mereka memonitoring kegiatan / proyek yang kecil begitu. Sementara proyek yang nilainya miliaran mereka diam tanpa ikut mengawasi, padahal itu kan tugas mereka dalam rangka pengawasan APBD”. Cetus warga yang enggan dimuat namanya
“Selama kegiatan proyek pelebaran dan pengecoran Jl.Batas Kota Kuala Tungkal – Desa Teluk Sialang mereka “Dewan Komisi III” gak ada tuh memonitoring, padahal kalo kami menduga di proyek tersebut banyak kejanggalan”. Pungkasnya