KABARTUNGKAL.COM, Tanjabar – Kondisi menyedihkan dan kurang enak untuk dipandang terlihat di lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Lubuk Terentang Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat.
Bagaimana tidak, pada TPA itu terlihat tumpukan sampah yang sudah menggunung dan berserakan di lingkungan TPA tersebut.
Kondisi tersebut diduga karena tidak adanya pengelolaan yang baik dari pihak penanggung jawab, yaitu DLH Tanjab Barat ,serta alat berat Excavator dan Buldozer yang lama tidak beroperasi, sehingga menyebabkan sampah menjadi menggunung dan berserakan bahkan menutupi badan jalan di TPA itu.
Iin, salah satu Pekerja tetap di TPA tersebut juga sekaligus Ketua RT 09, menginginkan alat berat pada UPT TPA Lubuk Terentang membenarkan kondisi tersebut. Katanya, alat berat berupa ekskavator alias Beko itu sudah tidak beroperasi beberapa bulan terakhir ini, sehingga membuat sampah berserakan samapai menutup jalan,”ungkap nya.
Hal senada juga di sampaikan Oleh Budi salah satu Kasi di DLH Tanjab Barat disebabkan kenapa keadaan TPA sampai amburadul begini karena tidak tersedia Alat Berat, Sedangkan yang lama Rusak juga Dana untuk pemeliharaan kita memang sama sekali tidak ada karna banyak di Refokusing ke Covid 19.
“Iya betul, sampahnya berserakan sampai ke jalan karena alat berat. Kita rusak semua ,” kata Budi ketika ditemui wartawan di TPA Lubuk Terentang, Rabu lalu (22/09/2021).
Budi mengungkap, TPA Lubuk Terentang sendiri memiliki 2 unit alat berat, namun keduanya tidak bisa beroprasi karena 1 unit rusak, dan 1 unit lagi rusak berat. Tapi kita sudah mengajukan bantuan kepihak Petro China untuk membantu alat berat dan sekarang menunggu persetujuan mereka ,”ucap Budi salah Kasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanjab Barat.
Sementara Camat Betara Toni Ermawan ketika di konfirmasi lewat Telepon mengatakan, karena sampah itu sudah sampai keluar Area penampungan maka beliau berharap kepada pihak DLH segera mengambil tindakan cepat karena efek nya nanti kemasyarakat,juga beliau akan secepat nya akan berkoordinasi dengan Pihak DLH Tanjab Barat untuk sama – sama bisa secepat nya mengambil langkah yang tepat, tentang
penumpukan sampah yang berasal dari sampah-sampah rumah tangga di Kota Kuala Tungkal dan sekitarnya jangan sampai nanti nya timbul polemik dari masyarakat baru kita bertindak. dan kejadian ini sudah berulang kali terjadi,”ujar nya.
“Mulyadi selaku Kepala Desa Lubuk Terentang juga berharap kepada Dinas terkait (DLH) supaya cepat mengambil suatu tindakan yang cepat dan tepat karena sampah di TPA itu sudah sangat meresah kan masyarakat saya yang khusus nya tinggal berdampingan dengan TPA tersebut ,” pinta nya. (Red)
Sumber : Modusinvestigasi.online




