
KABARTUNGKAL.COM . Jalan lintas menjuju Sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) 16 Kuala Betara saat ini kondisinya cukup memperihatinkan, entah berapa puluh tahun lamanya jalan tersebut hingga hari ini belum juga mendapat sentuhan dari pihak legeslatif maupun Exekutif Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Terlebih jika musim penghujan tiba, jalan yang biasa di lalui masyarakat dan anak sekolah itu hancur babak belur.
Guna mencerdaskan kehidupan bangsa, pemerintah dan DPRD Kab. Tanjung Jabung Barat khususnya dapil Betara dan Kuala Betara sudah selayaknya mempertimbangkan dan memikirkan jalan tersebut.
“Dapil sini ada Dedi Hadi, Arfin Siregar, H. Abdullah (Ketua DPRD) saat ini, Arahab dan mungkin ada yang lainnya, harusnya sedari dulu memikirkan jalan ini. Bukan haya suara masyarakat saja yang di pinta tapi pikirkan keinginan rakyat”. Cetus Pak Sudiro kepada awak media KABARTUNGKAL.COM dengan nada penuh kekecewaan.
Tidak hanya Ketua DPRD dan anggota DPRD dapil Betara dan Kuala Betara yang di kecewakan Sudiro, ia pun menyesalkan langkah Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang membangun jalan 1 KM di ujung jalan lintas tersebut.
Sudiro menilai jalan yang sudah di bangun sepanjang 1 KM belum lama ini itu sia-sia, sebab di sepanjang jalan itu tidak ada warganya.
“Jalan Lintas menuju SMAN 16 jauh lebih di butuhkan ketimbang ujung jalan yang di bangun 1 KM namun tidak ada warganya.” Bebernya
Lebih lanjut Sudiro yang juga merupakan Ketua Tim Pemenangan Bupati UAS-HAIRAN di masa kampanye 2020 lalu, berharap sesegera mungkin pemerintah Kab. Tanjung Jabung Barat dapat membangun jalan tersebut walaupun hanya dengan pengerasan.
“Kalo ada pengersan, meskipun di guyur hujan mereka bisa belajar dengan nyaman, enak mas tidak khawatir dengan licinnya jalan”. Harap Sudiro
Selanjunya awak media pun berusaha menghubungi salah satu Tim percepatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang juga saat ini menjabat sebagai SEKJEN DPD PAN Kabupaten Tanjung Jabung Barat , ALBERT CHANIAGO (Bang Albert).

(Fahmi Zihan)