
KABARTUNGKAL.COM . Tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan proses pengerjaan pemasangan jaringan gas rumah tangga di dua kelurahan kepada pemerintah melalui dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Pasalnya, galian tanah yang di buat itu tidak segera di tutup seperti semula. Sehingga mengakibatkan banyak masyarakat yang mengedarai motor, terperosok di lubang itu.
Geram dengan banyaknya keluhan masyarakat, Kadis PUPR Tanjab Barat, Apri Dasman, ST, MT bergegas mengendarai sepeda motor untuk mengecek kondisi lubang hinga melakuakn aksi protes kepada penanggung jawab proyek Jargas itu.
” Mereka efektif kerja sejak 13 Maret lalu, dan saat ini mereka masuk masa addendum atau pertambahan waktu, kita ini banyak di protes masyarakat, karena taunya mereka di PU tapi ini sesungguhnya tanggung jawab kontraktor pelaksana Jargas,” ujar kepala dinas PU PR, Apri Dasman ST.MT Selasa (11/20) pagi.
Sebelumnya, secara lisan pihak PUPR sering menegur agar segera melakukan tindakan dengan menimbun galian galian yang ada. Namun tidak di gubris.
” Dari 2 Minggu yang lalu kami sudah minta tolong Diperhatikan jalan yang digali, tapi tidak juga di gubris,” tambahnya.
Untuk itu dia mengultimatum pihak Jargas segera memperbaiki, karena banyak program pembangunan yang ada di daerah segera akan dilakukan.
“Jangan dengan ada program ini, program kita di daerah terhambat,” pungkasnya.(Red)