Mengejutkan !!! BLUD Rumah Sakit KH.Daud Arif Kuala Tungkal Terlilit Hutang 20 Miliar

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM . Sungguh sangat memalukan manajemen pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal memiliki hutang yang cukup Fantastis sebesar 20 Miliar kepada pihak ke tiga khususnya ke distributor obat-obatan.

Hal itu di sampaikan Anggota Dewan Pengawas RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Alam Sukisman saat di hubungi Via WastApp-nya.

“Fantastis sekali hutang BLUD terhadap pihak ketiga mencapai Rp 20 Miliar, hutang itu di dominasi hutang obat obatan”. Ujarnya Rabu, (3/11/21)

Selain itu Alam Sukisman juga menyampaikan bahwa dirinya menemukan obat-obatan yang sudah kedaluarsa senilai 800 juta yang harus di musnahkan.

Menurutnya, jika pemerintah daerah ingin membenahi pelayanan rumah sakit maka harus benar-benar konsisten jangan setengah-setengah. Sehingga, keluhan masyarakat bisa terjawab.

“Jika ingin bersih-bersih ya mesti konsisten, kita ingin mencari kebaikan agar pelayanan rumah sakit itu baik, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat”. Cetusnya

Lebih lanjut Mantan Anggota Dewan Provinsi itu pun merekomendasikan untuk di lakukan audit oleh BPKP agar permasalahan terang benderang.

“Dari kita dewas itu merekomendasikan audit dilakukan oleh BPKP, namun Pemkab lebih memilih audit dilakukan oleh Inspektorat, jika ada pihak pihak yang tidak senang dengan kerja dewas dan saya siap jika Bupati ingin memberhentikan dari posisi dewas BLUD”. Jelasnya

Ditambahkannya, ” kami ini bisa apa lagi, saran dewas yang ingin menemukan sumber terlilit nya hutang BLUD nampak nya tidak didukung oleh pemkab, yang lebih memilih audit yang hanya bersipat pembinaan. Demi kebaikan rumah sakit, saya sebagai dewas siap  pasang badan. Kami dewas tidak mau disebut makan gaji buta.” Tutupnya (Red/AD)