Proyek Pelebaran Jalan 9,1 Miliar Jadi Sorotan, Warga : “Kok Bisa Mobil Tanah Amblas ?

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM. Proyek Pelebaran Jalan Batas Kota Kuala Tungkal-Teluk Sialang, yang menghabiskan  APBD-P 2025 sebesar 9,1 miliar terkesan dikerjakan asal jadi. 

Pasalnya, dari peristiwa terperosoknya kendaraan roda enam bermuatan tanah kuning untuk menimbun kuburan Berkah. Menjadi bukti kualitas bahu jalan yang sudah di pasang cerucup dan di timbun batu krikil itu tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan masyarakat dan pengguna jalan. 

“Kalo saya perhatikan pemasangan cerucupnya jarang-jarang, kerjanya asal jadi saja.” Celetuk warga saat menyaksikan terbenamnya salah satu kendaraan roda enam itu

Tidak hanya itu, warga pun menduga adanya indikasi pengurangan volume pada saat penimbunan batu kerikil dan mereka merasa janggal karna tidak adanya bahan pelapis “Giotektil” guna memisahkan antara lapisan tanah lumpur dengan batu krikil.

“Itu kenyataannya, bahu jalanya tidak merata alias bergelombang, ini artinya mereka terindikasi kurangi material batu kerikil ditambah lagi gak pake giotek tu.” Timpal warga lainnya

Perhatian warga terhadap pembanguanan jalan bukan soal tidak mensyukuri, akan tetapi justru mereka menilai pemerintah kedepan tidak berfokus pada satu tempat saja yang harus diperbaiki.

“Kalo ini bagus, tentunya dalam waktu yang lama pemerintah tidak sibuk memikirkan jalan yang ini saja. Mereka, bisa memikirkan jalan lain agar bisa di bangun seperti ini juga dan yang jelas ini bisa ngirit anggaran demi membangun wilayah lainnya”. Tutup warga