
KABARTUNGKAL.COM . Ilham, Alumnus Pascasarjana Universitas Islam turun gunung menyoroti acara refleksi 1 tahun kepemimpinan Bupati, KH. Drs. Anwar Sadat, M.ag dan Hairan, SH yang dinilai menuai pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat.
Acara tersebut di gelar di Rumah Dinas Bupati Kabupten Tanjung Jabung Barat pada Sabtu 26 Februari 2022 yang sekaligus diadakannya Vaksinasi Booster (Kemarin) bagi masyarakat yang belum menerima vaksin.
Menurut Ilham, hal itu tidak perlu di dramatisir yang konotasinya seakan akan tidak boleh diadakan atau hanya untuk makan gratis.
“Saya pikir pesta rakyat yang dilakukan pemerintah daerah menyambut refleksi 1 Tahun kepemimpinan UAS-Hairan tak perlu di dramatisir (di lebih-lebihkan/Lebay) seolah tidak boleh diadakan, atau hanya untuk makan gratis. Tentu ini melukai hati masyarakat karna dianggap mencari makan gratis “. Ujar Ilham kepada KABARTUNGKAL.COM, Minggu (27/2/22)
Ditambahkan Ilham, ” Justru ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyapa langsung antara masyarakat dengan kepala daerah dan bukan hanya itu, hal ini juga mampu mempererat hubungan emosional masyarakat dengan kepala daerah”. Jelasnya
Untuk di ketahui, dalam surat intruksi Mendagri No 11 Tahun 222 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Level 3 Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatra, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua dalam ketentuan kesatu huruf e ayat 1 menyebutkan Level 1 yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Dari ketentuan itu, jelas ! Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih terkendali dengan baik. Oleh karna itu menurut hemat saya, tidak perlu di besar-besarkan. Biar masyarakat yang menilai, tidak perlu di iringi kesana kesini yang justru membuat masyarakat muak.” Cetusnya (Red/Fz)