Mengapa harus meletakan telapak tangan saat membaca QS. Al-Hasyr ayat 21-24

Jangan lupa share ya!

Tanjab Barat , mediakualatungkal.com – Jangan heran ketika ada orang yang membacakan QS- Al -Hasyr 21-24 meletakan tangan nya di atas kepala nya , inilah keterangan yang mengutkan mereka berprilaku demikian mari kita simak ayat nya terlebih dulu ,

لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ
خَشْيَةِ اللَّهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
* هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ
الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ * هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ
الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ
سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ * هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ
الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
(QS Al-Hasyr 21 – 24)

Membaca 3 ayat terakhir surah Al Hasyr diatas (yaitu ayat Lau Anzalna Hadzal Quran…) sambil tangan kanan memegang kepala, Allah berjanji tidak akan didatangkan suatu mudarat apapun yang berkaitan dengan kepala baik itu penyakit ataupun gangguan jin.

Selanjut nya ternyata telah meriwayatkan Al Imam Al Khotib Al Baghdadi di Kitab Tarikh nya dengan sanad dari Imam Abu Nuaim dari Imam Abu Toyib dari Imam Idris bin Abdulkarim Al Haddad:
“Ketika aku membaca Al Qur’an kepada Imam Kholaf pada bacaan ayat
لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ
Beliau berkata:
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu, sesungguhnya aku ketika membaca ayat ini di hadapan Imam Sulaim beliau berkata:
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu, sesungguhnya aku ketika membaca ayat ini di hadapan Imam A’mash beliau berkata:
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu, sesungguhnya aku ketika membaca ayat ini di hadapan Imam Yahya beliau berkata:
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu, sesungguhnya aku ketika membaca ayat ini di hadapan Imam Alqomah & Alaswad maka mereka berkata:
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu, sesungguhnya aku ketika membaca ayat ini di hadapan Sahabat Abdullah bin Mas’ud RA beliau berkata kepada kami berdua:
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu, sesungguhnya aku ketika membaca ayat ini di hadapan Rasulullah SAW beliau berkata kepadaku:
“Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu maka sesungguhnya itu merupakan obat bagi segala penyakit kecuali kematian.”

lebih lanjut berdasarkan keterangan ini lah maka tidak sedikit para santri ataupun yang lain nya dalam pengajian di majelis majlis selalu melakukan hal demikian . (@)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *