
KABARTUNGKAL.COM . Melalui zoom meeting Kementrian Dalam Negri (Kemendagri), Muhammad Tito Karnavian kembali membuka rapat kordinasi (Rakor) dalam rangka evaluasi perkembangan inflasi di daerah.
Mewakili Bupati KH. Drs. Anwar Sadat, M.Ag, Tim Pengedalian Infalasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, turut mengikuti rapat kordinasi di Balai Pertemuan Kantor Bupati. Senin (31/10/22)
Dikatakan kemendagri, infalasi di Indonesia per september 2022 mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi di negara Indonesia masih di nilai baik. Di bandingkan beberapa negara luar yang saat ini terancam mengalami resesi.
” Sebagaimana kita ketahui bahwa inflasi di Indonesia per September 2022, sekitar 5,95% relatif landai walaupun terjadi kenaikan dari pada bulan sebelumnya sekitar 4,84%, kemudian pertumbuhan ekonomi kita juga baik 5,4%,” salah satu penyebabnya karena kita risos base, dimana kita memiliki sumber daya alam yang kaya. Kemudian juga adanya pembangunan yang cukup merata, apalagi ada dana2 desa sehingga masyarakat2 dipedesaan relatif belum terdampak,” tambahnya.” Ungkap Kemendagri
Lebih lanjut, mendagri berharap adanya kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah secara bersama-sama dalam menangani inflasi agar tidak terjadi krisis yang berakibat buruk bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
“Kita harus meng-update terkait perkembangan inflasi agar kita mengetahui kenaikan barang apa saja yang stabil dan di daerah mana saja, supaya daerah memiliki pahaman produk apa yang perlu diwaspadai, langkah apa yang perlu dilakukan, serta masukan kepada daerah. Mohon untuk pemerintah daerah rajin untuk berkolaborasi karena kami pemerintahan pusat tidak bisa bekerja sendiri dalam mengendalikan inflasi.” Pungkas Tito saat membuka rakor itu. (Red/Fz)