
KABARTUNGKAL.COM. Ketidakhadiran Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag di agenda musrenbang RPJMD Provinsi Jambi 2025-2029 bukanlah tanpa alasan yang jelas.
Ternyata, Bupati yang kerap disapa Ustadz Anwar Sadat (UAS) itu lebih mengutamakan memimpin langsung penanganan bencana tanah longsor yang menimpa warga desa Pulau Pinang.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Joan Prayuda saat dikonfirmasi awak media. Menurut Joan Prayuda, Bupati memang sudah dijadwalkan menghadiri musrenbang di provinsi Jambi namun mendapatkan laporan adanya bencana longsor dan langsung memimpin penanganan musibah tersebut.
“Iya benar, sesuai agenda kegiatan Bapak Bupati memang dijadwalkan menghadiri Kegiatan Musrenbang Provinsi di Jambi dan Bapak Wakil Bupati Ke Jakarta untuk menghadiri Audensi dengan Kepala Bappenas, namun setelah mendapatkan laporan dari Kepala BPBD dan masyarakat, Bapak Bupati langsung meninjau dan memimpin langsung penanganan musibah tanah longsor di Kecamatan Kuala Betara bersama OPD terkait,” jelasnya.
Lebih lanjut Joan juga menyampaikan pernyataan Bupati pada saat memimpin peninjauan longsor.
“Bencana ini adalah masalah kemanusiaan, perlu langkah cepat dalam penanganannya dan kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana susulan akibat musim pancaroba akhir-akhir ini,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait tidak hadirnya Wakil Bupati disampaikan Joan karena menghadiri Audiensi dengan Kepala Bappenas di Jakarta.
“Pak Wabup Audiensi di Jakarta, sebagai bentuk dorongan untuk menyuarakan pentingnya perhatian terhadap sektor perkebunan kelapa rakyat Karena itu adalah sektor unggulan Kabupaten Tanjab Barat,” pungkasnya.
Red : Fahmi Zihan