
KABARTUNGKAL.COM. Perehaban jalan setapak beton Parit 13 RT 07 Dusun Selatan Kecamatan Kuala Betara, akhirnya selesai di perbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan KH. Drs. Bupati Anwar Sadat, M.Ag dan H. Hairan, SH.
Sebagai mana di lansir dari portal http://lpse.tanjabbarkab.go.id/eproc4 perehaban jalan tersebut di bangun dengan menggunakan dana APBD TA 2022 sebesar 199.722.690,70 yang di kerjakan CV. MITRA PENGABUAN dengan konsultan pengawas CV. RADITYATAMA ENGGENEERING KONSULTAN.

Dengan adanya perehaban tersebut, warga parit 13 merasa bersyukur dan berterimakasih kepada pemangku kekuasaan yang saat ini tengah menjabat.
“Saya merasa bersyukur jalan ini telah di bangun pak bupati, alhamdulillah dulu saya tidak salah memilih. Beliau menepati janjinya, meski pada masa kampanye dulu hanya tim-nya yang datang. Trimakasih pak Bupati, semoga bapak sehat selalu “. Ucap Junai (Sapaan akrab) salah satu pemuda parit 13 kepada awak media saat di hubungi via whatsApp-nya
Tidak hanya itu, Junai itu pun mengakui. Bahwa, warga parit 13 dusun selatan Dataran Pinang telah membuat proposal yang diajukan ke bupati terkait permohonan Normalisasi parit.
Menurutnya, parit tersebut kondisinya dangkal akibat lamanya tidak di normalisasi dan parit itu merupakan salah satu akses warga untuk membawa hasil tani melalui jalaur air.
“Dulu kami telah mengajukan permohonan berupa proposal ke pak Bupati melalui salah satu Tim-nya untuk normalisasi parit 13 ini, dan di tahun 2022 ini harusnya di normalisasi. Tapi, karna panjang-nya tidak sesuai dengan yang di anggarkan, maka infonya di alihkan ke APBD-P dengan menambahkan normalisasi parit 14 juga parit 15 supaya panjangnya sesuai dengan yang telah di anggarkan. Mudah-mudahan saja ini bener.” Harap-nya
Untuk di ketahui, di APBD T. A 2022 Normalisasi parit 13 Dusun Selatan Kecamatan Kuala Betara telah di anggarkan sebesar Rp. 600.750.000 dengan panjang 4,5 KM. Namun berdasarkan pengecekan Kabid SDA di lokasi, pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan DPA. Sehingga, normalisasi parit itu pun batal di kerjakan di APBD 2022.

“Insya Allah di APBD-P kita ubah dengan penambahan parit 14 dan parit 15, karna setelah pengecekan di lokasi panjang parit 13, hanya 2 KM saja”. Ujar Kabid SDA saat di temui awak media di ruang kerjanya. (Red)