
KABARTUNGKAL.COM. Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menghadiri audiensi sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Nusantara Coffee Culture (NCC) 2026.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi kopi lokal bersertifikat Indikasi Geografis (IG), sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersiap menjadi tuan rumah agenda Silaturahmi Nasional Perkopian yang direncanakan berlangsung pada 23–24 November 2026 mendatang.
Audiensi tersebut berlangsung di BUN Coffee Roastery, Yayasan Etalase Ekosistem Indonesia, Kota Jambi, Senin (2/11/2026).
Rencana besar ini mengemuka dalam pertemuan dan diskusi mendalam antara perwakilan pemerintah daerah dengan pengurus Dik Kopi dan Dewan Kopi Provinsi Jambi.
Diskusi tersebut menyoroti prospek perkembangan industri perkopian, khususnya kopi khas Tanjab Barat yang memiliki keunikan dan kekhasan indikasi geografis.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi atas paparan komprehensif dari Dewan Kopi Jambi mengenai ekosistem kopi yang tidak hanya berfokus pada hasil bumi, tetapi juga penciptaan lapangan pekerjaan yang luas dan terintegrasi.
Sektor perkopian ini dinilai mampu menyerap tenaga kerja di berbagai lini, mulai dari sisi perkebunan dan pembinaan petani, proses pengolahan pascapanen, hingga pada tahap penyajian.
Rantai industri ini membuka keterlibatan banyak pihak, sehingga pemberdayaan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh para petani dan pelaku UMKM. Ini menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanjab barat.
Agenda Silaturahmi Nasional Perkopian bulan November nanti tidak sekadar menjadi ajang kumpul komunitas, melainkan akan diisi dengan ruang diskusi bersama para praktisi dan akademisi. Fokus utamanya adalah merumuskan strategi pembinaan petani kopi di Tanjab barat.
Guna mensinergikan program daerah dengan kebijakan nasional, kegiatan ini direncanakan akan turut dihadiri oleh perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Beberapa pihak yang akan diundang antara lain Kementerian Ketenagakerjaan serta Direktorat Jenderal Perkebunan.
Kehadiran perwakilan pusat diharapkan dapat menciptakan kolaborasi solid antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan komunitas Dik Kopi yang ada di Provinsi Jambi.
Red : Fz





