
KABARTUNGKAL.COM. Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat, secara resmi membuka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Golongan Penegak Tahun 2026 di Aula Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat pada Jumat (30/10/2026).
Mengusung tema “Ikhlas Bakti Bina Bangsa, Ber-Budi Bawa Laksana”, kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 29 Oktober hingga 4 November 2026, dengan lokasi kegiatan di Aula Balai Pertemuan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kwartir Cabang (Kwarcab) dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pembina guna memperkuat kualitas pendidikan kepramukaan di daerah.
Dalam sambutannya, Wabup Katamso menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda.
Menurutnya, menjadi pembina Pramuka bukan sekadar menjalankan tugas organisasi, melainkan amanah dan tanggung jawab dalam membimbing generasi penerus bangsa agar memiliki kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan.
Ia menjelaskan, pembinaan golongan Penegak menjadi sangat penting karena berada pada fase pencarian jati diri dan pembentukan kepribadian.
Oleh karena itu, diperlukan pembina yang kompeten, berdedikasi, serta mampu menjadi teladan bagi peserta didik.
“Secara pribadi, saya memandang Gerakan Pramuka sangat penting dalam membentuk jati diri generasi muda, menanamkan semangat bela negara, serta mempersiapkan mereka menjadi generasi yang berdaya saing. Di tengah berbagai tantangan saat ini, seperti ancaman narkoba dan degradasi moral, Pramuka harus hadir sebagai wadah pembinaan karakter, sehingga generasi muda memiliki pegangan nilai dan mampu menentukan arah masa depannya,” ujar Katamso.
Selaku Wakil Ketua Mabicab, ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan kursus dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman dari para pelatih.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pembinaan di gugus depan masing-masing.
Pada kesempatan itu, Katamso turut menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang menimpa gedung Kantor Kwarcab Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat pada Jumat (16/10/2026) lalu.
Meski menghadapi keterbatasan sarana akibat musibah tersebut, ia mengapresiasi semangat dan komitmen jajaran pengurus Kwarcab yang tetap melaksanakan agenda pembinaan kepramukaan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan Gerakan Pramuka di daerah, Katamso menyampaikan komitmen untuk mendorong pembangunan kembali gedung Pramuka yang lebih representatif serta mengupayakan adanya dana abadi bagi Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat.
“Kita berharap ke depan Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat memiliki gedung yang representatif sebagai pusat kegiatan dan pembinaan. Selain itu, perlu kita pikirkan adanya dana abadi Pramuka agar kegiatan pembinaan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan tidak selalu bergantung pada dukungan anggaran kegiatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran Mabicab, Kwarcab, Kwartir Ranting, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh unsur Gerakan Pramuka untuk terus memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam memajukan kepramukaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta dari berbagai Kwartir Ranting dan Gugus Depan.
Menurutnya, keikutsertaan mereka dalam KMD merupakan wujud semangat pengabdian sekaligus komitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka di daerah.
Hermansyah juga menyampaikan penghargaan kepada tim pemadam kebakaran, instansi pemerintah, jajaran TNI-Polri, serta masyarakat yang telah membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi saat kebakaran gedung Kantor Kwarcab.
Dukungan berbagai pihak tersebut mencerminkan kepedulian dan semangat kebersamaan dalam menghadapi musibah yang menimpa organisasi Gerakan Pramuka.
Kepada seluruh peserta, Ketua Kwarcab berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi tata tertib, serta mengikuti seluruh materi dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kursus dapat diimplementasikan secara optimal dalam pembinaan peserta didik di gugus depan masing-masing.
Melalui KMD Golongan Penegak Tahun 2026 ini, Kwarcab Tanjung Jabung Barat berharap dapat melahirkan pembina Pramuka yang mahir, berdedikasi, dan berkualitas.
Dengan dukungan Mabicab serta komitmen seluruh jajaran Kwarcab, Gerakan Pramuka diharapkan semakin berperan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, tangguh, mandiri, serta siap mengabdi bagi daerah, bangsa, dan negara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala OPD pengampu Satuan Karya Pramuka, unsur pimpinan Kwarcab, Kapusdiklatcab, para Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), serta Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Red : Fz (Ad)





