Gegara ini ! Bupati Tanjabbar Sindir Sekda, Asisten Hingga Kepala OPD

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM. Dari hasil penelusuran awak media, tidak sedikit ditemukan anak-anak, pemuda dan pemudi yang masih lemah dalam menguasai bacaan Al-Qur’an dengan baik. Baik itu di tingat SD, SMP maupun SMA dan bahkan di tingkat perguruan tinggi.

Hal ini tentu menjadi PR besar bagi pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menciptakan generasi Qur’ani kedepan, sehingga persoalan yang timbul di tengah-tengah masyarakat ini di butuhkan solusi jitu untuk mengatasinya.

Saat ini berbagai upaya terus dilakukan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat demi terciptanya generasi Qur’ani, mulai dari memberikan support terhadap pondok-pondok pesantren hingga Musabaqah Tilawatil Qur’an yang selama ini digelar di tingkat Kelurahan, tingkat Kecamatan, tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi hingga ke tingkat Nasional.

MTQ ini bukan sekedar mendapati trompi atau pun piagam penghargaan, namun yang terpenting adalah bagaimana menarik animo masyarakat khususnya anak-anak, pemuda dan pemudi agar bergairah dalam mengulik kitab suci Al-Qur’an sebagai bekal hidup manusia yang dapat memberikan keuntungan besar bagi dirinya di dunia maupun di akhirat.

Sebelum menggelar MTQ di tingkat Kabupaten, pemerintah desa/kelurahan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat selalu melaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur’an guna menseleksi generasi-generasi yang akan di perlombakan di MTQ tingkat Kabupaten hinga tingkat Nasional dan bahkan jika didapati potensi anak yang mampu bersaing di Internasional pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tentunya akan terus mensupport.

Seperti halnya pada Sabtu malam, 07 Juni 2024 yang bertepatan dengan 1 Muharam 1446 H/2024 M. Musabaqah Tilawatil Quran ke 53 tingkat Kecamatan Tungkal Ilir dibuka langsung oleh Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag sebagai orang nomor satu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Hal ini membuktikan, keseriusan seorang kepala daerah dalam memberikan dukungan penuh dan mendorong masyarakatnya untuk selalu mencintai dan mempelajari kitab suci Al-Qur’an.

Namun disayangkan bupati, pada saat pembukaan MTQ ke 53 tingkat kecamatan Tungkal Ilir ini. Para kepala OPD terkait tidak hadir, kecuali Kasat Polisi Pamong Praja dan bagian Prokopim. Padahal acara pembukaan MTQ ini berlangsung di kawasan perumahan Kepala Dinas di Manunggal 1 ujung.

“Mulai dari Sekda, asisten, apalagi kepala dinas. jadi, ini memang harus dibiasakan. Jangan ada surat undangan, surat edaran musabaqoh, MTQ, Maulid, Isra Mi’raj, Muharram. Itu, diundang tak diundang. Datang.” Sindir Bupati saat menyampaikan sambutannya

“Kalo kita ingin dapat rahmat dari Allah, maka hendaklah memiliki perasaan untuk kebaikan dan dengan mendengar ayat-ayat suci Al-Qur’an, sehingga Al-Qur’an ini bisa menjadi rahmat terhadap kehidupan kita.” Sambung Bupati

Lalu kenapa dalam acara Musabaqah Tilawatil Qur’an tidak ada yang mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an ? Tapi kalo ARMADA saya yakin itu membludak”, Canda Bupati sambil tersenyum

Dikatakan bupati, selama ini peminat pendengar MTQ ini tidak banyak. Paling beberapa orang saja dan yang paling fokus mendengar secara hidmat hanya dewan hakim. ” Ha Ha Ha Ha Ha”. Disambut tawa masyarakat yang hadir.

“Untuk itu saya mengajak kepada bapak ibu sekalian, seluruh masyarakat yang dekat dengan MTQ ini. Mari kita meriahkan, saya teringat satu hadist nabi “Kalo dalam diri kita inibtidak ada satu ayat pun yang hapal atau orang yang tidak pernah membaca Al-Qur’an, tidak membiasakan membaca Al-Qur’an itu seperti rumah yang mau roboh”. Pungkas Bupati menutup kata sambutannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *