Masih Hidup, 3 Ulama Banten ini Dikenal Keramat

Jangan lupa share ya!

kabartungkal.com – Provinsi Banten di kenal sebagai daerah seribu Kiyai dan sejuta santri. Salah satu ulama terkemuka berasal dari Banten yaitu Syekh Nawawi Al-Bantani yang sempat menjadi salah satu Imam di Masjidil Haram.

Karya-karya beliau berupa kitab-kitab sampai saat ini masih kental di kaji di berbagai pesantren-pesantren hingga universitas dalam dan luar negri.

Selain Syekh Nawawi Al-Bantani banyak ulama yang termashur di Banten khususnya yang masih hidup sampai saat ini dan di yakini keramat.

  1. Abuya Sar’i Ci Omas Banten.

Nama Asli beliau Tubagus Ahmad Sar’i, merupakan sosok ulama yang saat ini di akui sebagai Paku Bumi Banten. Beliau merupakan satu-satunya murid Syekh Nawawi Al-Bantani sekaligus ulama yang seangkatan dengan Mbah Hasyim Asy’ari pendiri NU.

  1. Abuya Muhtadi Cidahu Pandeglang Banten

Selain termasuk ulama Paku Bumi Banten beliau adalah salah satu ulama yang teregister dalam jajaran mustasyar PBNU, beliau adalah seorang putra dari Abuya Dimyati Cidahu Pandeglang Banten. Ayahnya merupakan seorang waliyullah termashur di nusantara dan Internasional.

  1. Abuya Munfasir Padarincang Banten.

Ulama Paku Bumi Banten yang terakhir ini terlihat sangat bersahaja beliau tinggal di Padarincang, Serang, Banten. Beliau memiliki Pondok Pesantren tanpa nama yang letaknya di kaki bukit Padarincang.

Abuya ini tidak banyak menerima santri, maksimal 40 orang santri, dan faktanya tidak pernah melebihi dari 40 orang santri.

Selain itu, Abuya menerapkan beberapa syarat untuk bisa mondok di tempatnya. Diantaranya tidak dibolehkannya membawa apapun kecuali baju yang melekat dibadan dan dites berpuasa selam 40 hari, dengan sahur dan buka 3 teguk air.

Selanjutnya Abuya mengharuskan santri dengan berpuasa dengan umbi-umbian yang tidak di masak. Serta pasa saat puasa harus diiringi dengan membaca Al-quran 10 Juz selama berpuasa.

Terakhir Abuya memberlakukan puasa mutih (hanya makan nasi putih dan garam) serta berpuasa dari segala ucapan (tidak berbicara). Perlakuan seperti itu Buya lakukan kepada santri-santrinya dengan tujuan agar mereka (Santri) memiliki hati yang bersih. (Red)

One thought on “Masih Hidup, 3 Ulama Banten ini Dikenal Keramat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *