Alhamdulilah, Pelaksanaan Shalat Idul Adha Dan Ibadah Kurban Di Tanjab Barat Di Bolehkan Dengan Syarat

Jangan lupa share ya!

KABARTUNGKAL.COM . Jelang Idul Adha 1442 H yang tinggal beberapa hari lagi. Polres Tanjab Barat mengelar Rapat Koordinasi dengan Pemerintah dan Pengurus Masjid di ruang Rekonfu Mapolres, Jumat (16/07/21).

Rakor tersebut membahas terkait Malam Takbiran, Sholat Ied dan Penyembeliahan Hewan Kurban mengingat kondisi Pandemi Covid-19.

Rakor juga dihadiri instani terkait, Kemenang, Dinas Kesehatan, Disbunak, BPBD, Satpol PP, Dishub, Bagian Kesra, MUI serta pwewakilan Media dan Pengiat Media Sosial.

Rakor dipimpin oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan H. Mohd. Arif dan Pasi Intel Kodim 0419/Tanjab KAPTEN INF Boimin.

“Rakor bersama ini menjadi penting guna membahas persiapan perayaan Idul Adha dan Pemotongan hewan kurban dimana kita ketahui bersama pada saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, ada sejumlah aturan dan ketentuan yang harus kita patuhai dan lakukan,” ungkap Kapolres membuka rakor.

“Melalu rembuk ini paling tidak ada yang kita sepakati guna mencegah penyebaran Covid-19 saat momen Idul Adha,” tambahnya.

Guntur mengatkan dalam pelaksanaan Shalat Ied Prokes harus betul-betul diperketat, dari wajib masker, jaga jarak hingga hindari kerumunan.

Kemudian saat Pemotongan Hewan Kurban dan distribusi juga agar diperhatikan alat yang digunakan agar steril dan bersih, dan tempat juga harus nyaman.

“Kuncinya masyarakat agar diberitahukan agar tidak berkerumun,” katanya.

Sementara Staf Ahli Bidaang Pemerintahan, H. Mohd. Arif mewakili Bupati, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres jajaran menginisiasi rapat tersebut.

“Kami mengapresiasi kepada Kapolres yang telah menpersiapkan Rapat Koordinasi ini guna membahas Pelaksanaan Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban, Sholat Idul Adha tetap dilaksanakan dengan tata cara Protokol Kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan Masker dan Memcuci tangan,” sampainya.

Ia juga atas pemerintahan meminta kepada pengurus mesjid untuk menghimbau kepada masyarakat terkait penekanan prokes yang akan dilaksanakan dalam perayaan Hari Raya Idul Adha, baik saat Shalat Ied maupun pemotogan dan distribusi daging kurban.

Berikut beberapa kesimpulan disepakati pada Rakor bersama dari sejumlah masukan dan saran.

Mengingat kondisi pandemi di Tanjab Barat belum sepenuhnya membaik.

1. Perwakilan pengurus Masjid seluruhnya sepakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling.

2. Pelaksanaan Sholat Idul Adha dapat dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang Ketat.

3. Pengurus Masjid agar menyampaikan himbauan kepada Jemaah, bagi yang sedang sakit/kurang sehat agar melaksanakan Sholat ied di rumah.

4. Polres Tanjab Barat dan Kodim 0419 Tanjab, siap untuk melaksanakan pengamanan kegiatan pemotongan hewan kurban.

5. Disarankan kepada Panitia Kurban, pelaksanaan pendistribusian daging Kurban agar dapat menerapkan sistem antar jemput guna antisipasi kerumunan terjadi di lingkungan masjid atau tempat pemotongan.

Sumber : Lintas Tungkal

Tinggalkan Balasan